Good bye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang
Judul: Good bye, Things: Hidup Minimalis ala Orang Jepang
Penulis: Fumio Sasaki
Hlm: 284 halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2018
Penulis: Fumio Sasaki
Hlm: 284 halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama, 2018
Di media sosial atau media cetak, kita sebagai konsumen sering disuguhi iklan yang sangat bervariasi. Buku ini membantu kita untuk lebih bijak dalam mengolah barang yang dimiliki atau barang yang akan dibeli.
Menurut Fumio Sasaki, minimalis adalah orang yang bisa membedakan kebutuhan dan keinginan-keinginannya karena ingin menampilkan citra tertentu, serta tidak takut mengurangi benda-benda yang termasuk keinginan.
Rasa tidak bahagia bukan hanya akibat keturunan, trauma atau hambatan karir. Baginya rasa bahagia timbul karena beban yang dibawa oleh semua barang yang dimiliki. Semakin banyak barang yang kita punya, semakin banyak pula waktu yang kita butuhkan untuk merawat benda tersebut dan semakin luas pula ruangan yang kita butuhkan untuk menyimpan barang tersebut.
Fumio dahulu seorang yang "maksimalis". Bertekad menyimpan segalanya, membeli benda paling keren, paling besar, paling berat. Energinya habis untuk benda mati dan terus menerus merasa bersalah karena tidak mampu memanfaatkan benda-benda itu dengan baik.
Tips membeli suatu barang dari buku ini yaitu "jika jawabannya bukan 'sangat butuh', katakan 'tidak'"
Kamu pernah merasa bosan terhadap barang yang telah dibeli? Atau sering menumpuk barang?
Kadang kita mikir, "Ah sayang kalau dibuang, disimpen aja deh" Perlu disadari, kita menggunakan masa kini untuk meramalkan emosi di masa depan. "Kayaknya kalau aku beli barang itu, aku akan sangat bahagia" padahal belum tentu.
Manusia sering membayangkan masa depan, namun prediksi kita jauh dari akurat.
