Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Selesaikan

Ma.sa.lah Kadang masalah datang karena dibikin-bikin. Padahal semuanya baik-baik saja. Kamunya saja yang mau ada masalah. Pas masalah datang malah ngeluh. -- Boy Candra Balik ke masalah . Kau harus terima kritik . Ada 2 pilihan memahaminya atau mengabaikannya. Tinggal pilih saja. Tiga orang yang sering membuatmu merasa ada masalah. Ada orang yang secara tidak langsung mengkritikmu . Biasanya dalam bentuk mencaci / berkata buruk lewat sindiran. Ada orang yang secara langsung mengkritikmu langsung didepanmu. Ada orang yang kurang menyukaimu mengatakan hal buruk atau mengkritik melalui orang lain. A mengatakan pada B bahwa A tidak menyukai C maka B berkata pada C bahwa A tidak menyukai C. Huh rumit. Begitulah manusia. Kau harus terima. Jika kau merasa salah tidak perlu marah. Tinggal katakan maaf pada yang bersangkutan . Berbicara baik-baik. Jika yang mereka katakan padamu sesuatu hal yang buruk namun tidak penting bagimu karena hal tersebut tidak benar maka kau boleh aba...

Tak perlu marah

Kalo udah tau salah kenapa mesti marah?  Berdoa buat masuk surga? Tau kriteria orang yang masuk surga kaya gimana ? Hmm.. pengen masuk surga tapi masih melakukan hal-hal buruk? Loh ya kan namanya manusia tempatnya salah dan dosa. lya tau. Makanya pasti kan ada tuh teman atau kerabat yang ngasih tau . "Eh kamu tuh salah kalo begitu. Kenapa ga begini aja?" Tapi malah kamu abaikan? Kalo kamu manusia merasa tempatnya salah dan dosa tapi pengen masuk surga ? Hmm harus ada perubahan dong. Pelan-pelan gapapa. Kalo ada orang yang bilang kamu salah karena emang telah melakukan kesalahan, kamu harus terima. Bukan malah marah-marah atau bilang "sok suci loh!! Pake nyeramahin gue segala"  Ditahan lagi emosinya . Dicerna dulu kata-katanya . Kalo ada benarnya omongan si dia. Kenapa musti marah? Lagian siapa sih yang mau sengsara dunia akhirat? Dijauhin temen karena galak dan di jauhi Allah karena sering jahat:/ Baik-baik ya..

Tak berkesudahan

Ada lelah yang tak kunjung usai Hingga menepi di sudut jalan Menyipitkan mata sebab datangnya terik matahari Lapar dan haus yang tak tertahan Lesu pakaian sebab tak terganti Nikmatnya memiliki tempat singgah Terhindar dari terik maupun hujan Senang rasanya jika dapat makan tiap hari Ingin sekali rasanya berganti pakaian yang layak agar tak hanya ini-ini lagi Ujarnya Harapan harapan sederhana yang dianggap biasa Namun tidak untuk semua orang Teman.. berbagilah apa yang kau punya

Aku optimis

Jangan batasi kemampuan kita dengan berkata "tidak bisa". -- Setiap kita punya pengikutnya masing-masing. Seburuk apapun kita pasti ada yang mendukung pilihan kita. Jangan takut tidak dipedulikan. Bahkan penulis yang tidak terkenal sekalipun punya pembacanya sendiri entah itu dirinya sendiri atau mereka yang tidak diketahui keberadaanya oleh si penulis. -- Jangan khawatir dengan doa . Akan dijawab sesuai keinginan atau di beri yang terbaik. Perihal jawaban yang tak sesuai dengan kehendak hati. Realitasnya memang yang terbaik tak melulu sesuai keinginan. Terimalah. --

Sensi

Memarahi ketika salah namun tidak menghargai ketika benar. Kau ini manusia macam apa ? Manusia rupa iblis yang menyatakan dirinya bak malaikat. Untukmu terimakasih atas pengakuannya selama ini. -- Jangankan untuk meraih hati. Meraih tangan dan berjalan bersandingan pun sulit. Sebab kau melaju begitu cepat seolah-olah kau patut di kejar. Lagi-lagi kemampuan setiap manusia berbeda. Jangan merasa sangat di perlukan. Ada spasi untuk berpikir. Tegaslah! Berikan titik atau koma. Beri titik untuk mengakhiri atau koma untuk melanjutkan. Jangan merasa penting. -- Ternyata omonganmu berisi sampah. Ada yang perlu di daur ulang atau benar-benar dibinasakan saja. --

Lupa tanggung jawab

Ketika ada seseorang yang melakukan tanggung jawabnya disisi lain tanggung jawab orang lain itu kurang. Hah ? Gimana ? Salah satu contoh nya . Ada tukang sapu jalanan membersihkan sampah di pinggir-pinggir jalan . Tapi secara tidak sadar ada orang lain yang dengan mudah nya membuang sampah sembarangan. Berdalih "terus guna nya tukang sapu jalanan apaan? Percuma dibayar kalo engga kerja" Lho kalo kita bisa bantu atau melakukan sesuatu untuk orang lain agar mempermudah pekerjaannya kenapa harus menambah tanggung jawabnya ? Tidak selalu orang lain ingin dipermudah pekerjaan nya dengan ia mengucapkan " tolong bantu saya" dengan nada lirih dan wajah yang memelas. Itu hanya salah satu profesi yang dianggap sepele oleh kebanyakan orang. Profesi lainnya seperti pedagang. Jika memang punya uang untuk membayar kenapa harus menawar ? Toh kalo kamu belanja di minimarket atau supermarket pasti tidak bisa menawar. Jangan mentang-mentang berjualan di pinggir jalan atau ...

Berbeda #2

Setiap manusia punya opininya masing-masing. Kalau kamu tidak sependapat terhadap teman, keluarga, orang tua atau orang-orang yang disekitarmu. Kamu bisa abaikan atau cari lebih dalam. Maksudnya begini, kalau kamu berpikir "ih kok dia mikirnya gitu amat sih ? aneh cara berpikirnya. engga sejalan" Nah !! kamu bisa cari tau kenapa dia begitu. Bisa dengan baca buku atau bertanya pada yang lebih mengetahui. Jangan langsung menilai seseorang atas hal aneh pada dirinya yang telah dilakukan. Tidak sepenuhnya orang yang kamu anggap aneh itu benar-benar aneh. Lagi-lagi cara kita bertingkah laku itu sesuai atas pengalaman di masa lampau dan cara kita berpikir untuk masa depan. Kalau kamu merasa kata-kata mereka tidak sesuai dengan prinsip hidupmu, yasudah abaikan saja tanpa perlu mencaci. Perlu adanya perbedaan agar kita tidak melulu memikirkan hal yang itu-itu saja. Hidupmu tidak melulu sendiri, terimalah perbedaan agar melengkapi satu sama lain. Bukan malah merasa paling...

Berbeda #1

Pribadi yang berbeda Kalau ada orang yang kepribadiannya sangat berbeda dengan kita entah itu dari cara berpakaiannya, tutur kata, warna kulit, pertemanannya dan sebagainya , selagi tidak menganggu diri kita kenapa kamu terlalu peduli ? kenapa malah mencari celah bahwa ia selalu salah. Toh setiap manusia punya prinsip dan perbedaannya masing-masing. Kenapa terlalu peduli dengan kehidupan orang lain ? Padahal dirimu sendiri butuh perhatian lebih. Saling mengingatkan boleh, tapi jangan lupa benahi diri sendiri terlebih dahulu. Prioritaskan diri kamu menjadi lebih baik. Maka kebaikan lainnya akan mengikuti kamu. Bahkan orang-orang di sekitar kamu bisa ketularan mengikuti perilaku baik yang kamu lakukan juga.

Pesan untuk diriku

Aku selalu punya mimpi besar. Dimulai dari hal-hal kecil seperti tahapan-tahapan untuk mencapai impian. Terkadang berada di titik terendah yang merasa pesimis, tak berguna dan merasa hidup sia-sia, jauh dari kata nyaman. Untuk diriku.. Tetap berbuat baik. Ingat mereka yang membuatmu bahagia dan jangan membenci mereka yang telah membuat jatuh tersungkur bahkan sampai mencabik. Tetap berjuang sebab semakin bertambah tingkatan maka perjuangan akan semakin sulit. Harus kuat. Semakin lemah maka kekuatan mereka semakin menjadi-jadi untuk menjatuhkan impian terbesarmu. Berusaha merakit sayap atau hal lainnya yang bisa membantu terbang meraih impian. Tak perlu takut terjatuh, gagal tak masalah. Tak perlu merasa malu pada diri sendiri. Perkuat hati dengan perkataan buruk mereka. Jadikan perkataan buruk mereka sebagai bekal mental yang kuat.  Baik-baik ya..

Jadilah baik

Baik-baik ya.. Jangan merasa diri paling buruk. Setiap kita punya masalahnya masing-masing. Jangan menuntut : "Tuhan.. mengapa ia lebih kaya daripada aku?" "mengapa ia lebih bahagia dari aku?" "aku merasa tak berarti jika hidup, mengapa aku dilahirkan?" Hey!! Setiap manusia punya ujiannya masing-masing. Kalau kau bilang hidupnya lebih baik dari dirimu  Hmm.. belum tentu benar. Kita punya ujiannya masing-masing tak perlu mencontek milik orang lain. Toh soalnya berbeda. Penyelesaian nya pun berbeda. Setiap kita punya taraf ujiannya masing-masing. Percayalah ! Hidupmu akan terasa membaik jika kau menghargai hidupmu itu. Menyesali telah dilahirkan itu bukan solusi yang tepat. Alangkah baiknya kita harus jadi sebaik-baiknya manusia yang menerima diri apa adanya, tidak menyesali yang telah terjadi, maafkanlah diri dan sekitarmu . Jadilah sebaik-baiknya manusia :)

Kesini sebentar

Hiduplah dengan realita yang ada. Jangan kau banyak berangan-angan. Menganga membayangkan kebaikan datang dari langit sedang kau telah melakukan keburukan bahkan merugikan orang lain. Perlu mensyukuri apa yang kau punya saat ini. Jika terlalu meminta muluk-muluk tanpa usaha serius maka bayanganmu hanya ilusi yang dapat hilang sekejap mata. -- Selalu ada lupa sebab tak ingat. Selalu ada kata nanti saja untuk malas. Selalu ada waktu untuk menunda. Selalu tak ada waktu untuk membenahi diri. Selalu diulang-ulang begitu lagi. Selalu kembali seperti awal tadi. --

Menulis

Pertama kali menulis Yapp!! Pertama kali gue menulis itu pas kelas 3 SD . Ceritanya ada lomba menulis yang di sponsori oleh Dancow dan hmm yang gue inget cuma itu wakaka. Lomba menulis dengan tema cita-cita . Entah kenapa gue sangat tertarik dengan lomba itu. Alhasil gue nulis 1 lembar penuh dengan judul dokter hewan. Gue tulis semenarik mungkin dan emang bener-bener niat banget nulis. Engga tau bakalan menang atau kalah , yang pasti gue lakuin sebaik mungkin yang gue bisa. Oke lanjut, cita-cita gue menjadi dokter hewan karena gue suka banget sama kucing. Beberapa hari kemudian gue dan temen sebangku gue namanya Sari Setianingsih panggilannya nining . Gue lupa namanya entah ejaannya bener atau engga jadi maaf ya kalo salah hehe . Bercita-cita sebagai polwan. Udah lama banget engga tau kabarnya . Semoga suatu hari nanti nining baca tulisan ini muehhe.. Nah gue sama nining menang dan kita berdua sama beberapa kakak kelas dari sekolah pergi ke Mall Mangga Dua. Disana kita-kita yang ...

Tergantung

Aku atau gue  Kenapa tulisannya pake kata aku ? Kenapa enggak pake kata gue ? Jawabannya, ya gapapa suka-suka dong hehe.. Entah kenapa kalau pakai kata gue pasti Betawi nya ngikut juga. Kadang menggunakan nama sendiri. Misalnya : "zulfa mau tidur." "zlf pergi dulu yap!!" "aku lupa dimana serpihan rindu itu bermuara." "saya menjadi candu jika ia tersenyum." "gue ye kesel bat nonton ke' begituan." Tergantung bagaimana konteks yang ingin dibahas dan untuk siapa. Nulis puisi biasanya pakai kata aku, kamu, kau atau ia Nulis cerita biasanya pakai kata aku atau gue Nulis percakapan sehari-hari pakai kata gue, gua, elu, zlf atau aku  Tulisan ini tidak semuanya benar seusai PUEBI. Masih dalam tahap belajar. Maka dari itu mohon kritik dan sarannya . Terimakasih.

Sebaik mungkin

Aku melakukan apa yang aku suka. Beberapa hal yang tidak aku sukai kemungkinan akan ku lakukan dengan setengah hati.  Tidak mengerjakan sesuatu dengan setengah-setengah. Lakukan sebaik mungkin. Kata-kata itu selalu aku ingat jika sedang malas-malasnya melakukan sesuatu.

Bacaan kesukaan

Harus baca Aku mulai suka baca ketika kelas 1 SD . Mama melarang aku untuk main di sore hari. Menyuruh ku untuk belajar membaca sendiri dan belajar dirumah. Rutin melakukan hal yang serupa malah menjadi kebiasaan.  Ketika istirahat tiba semasa SD aku sering ke perpustakaan untuk meminjam atau membaca buku. Buku yang aku sukai saat itu pastinya ada esensi gambar karena aku suka menggambar. Waktu SD ada juga perpustakaan keliling. Yap !!! Mobil yang membawa buku. Terparkir di halaman sekolah. Aku langsung lari menuju mobil tersebut. Buku yang aku cari pastinya buku yang jarang aku temukan di perpustakaan sekolah . Buku astronomi, luar angkasa, galaksi dan sebagai nya . Buku-buku itu selalu menarik perhatian ku terlebih aku pernah menginginkan menjadi astronot. Hehe namanya juga anak kecil.  Kebiasaan membaca buku berlanjut di bangku menengah pertama. Aku sampai akrab dengan penjaga perpustakaan nya. Waktu istirahat tiba aku sering ke perpustakaan. Menurutku perpustakaan itu ...

Baik atau buruk

Banyak hal didunia ini yang baik namun kebanyakan malah keburukan yang di ingat dan secara tak langsung malah menjadi kebiasaan. Tak perlu salahkan dari mana kebiasaan buruk itu berasal. Namun bagaimana diri sendiri yang menjalankan. Pilihannya : Ingin tetap di tempat buruk sembari menikmatinya. Tetap di tempat buruk sembari memberi perubahan kebaikan. Melangkah meninggalkan keburukan tersebut ke tempat yang penuh kebaikan 1 kalimat yang aku ingat yaitu "seseorang tergantung pada siapa temannya" Menurutku jika memang memungkinkan lingkungan buruk tersebut dapat diubah dengan 1 orang saja, mengapa 1 orang tersebut pergi meninggal kan? Jika bersama-sama itu lebih baik mengapa sendirian ? Konteks disini menebar kebaikan . Kalau memang tidak memungkinkan 1 orang dapat merubah keburukan, tidak ada salahnya 1 orang tersebut pergi meninggal kan menuju tempat yang lebih baik. Lalu mengajak teman baiknya tersebut ke tempat yang di anggap buruk agar dapat merubah keburukan menj...