Belajar Peka
Mumpung masih ada waktu. Mumpung masih ada kesempatan. Selagi bisa. Maksimalin sebisa mungkin. Waktu yang kita punya itu sangat cukup untuk itu semua. Kadang kita ga sadar akan peluang yang ada sampai pada akhirnya nyesel abis karena ngelewatin gitu aja dengan sia-sia.
Justru hal yang dikira sepele, bahkan dianggap biasa aja. Suatu saat akan sangat bermakna sampai terkagum-kagum sendiri, "Wah gils ternyata waktu itu adalah kesempatan emas. Kalau gue ngelewatin momen itu, beh! Pasti nyesel banget seumur hidup"
Dan yang perlu di garis bawahi juga, kita harus bisa menikmati waktu yang ada. Kita ga bisa memaksakan hal-hal yang di luar kontrol kita tapi yang bisa kita lakuin itu, mengontrol diri dengan melakukan hal yang lebih berkualitas daripada sebelumnya.
Hal sederhana yang dianggap biasa yaitu waktu makan bersama dengan keluarga atau orang terkasih, perhatiannya yang terkadang terasa begitu berlebihan, tingkahnya yang konyol, tawanya yang lepas, suara khas ibu/ayah/saudara yang memanggil namamu, teman yang sejalan, pelukan ibu, marahnya ayah, cerewetnya saudara, pertanyaan "kamu udah makan belum?", "mau disuapin ga?", "hati-hati di jalan, jangan ngebut", "kamu sakit? Minum obatnya jangan telat", "jaga diri baik-baik", "bangun.. solat dulu" dan yang terakhir yaitu "makanan kesukaan kamu udah siap, cepet pulang ya"
Setiap tarikan napas dan langkah kakimu terdapat doa baik yang tulus terucap untuk hidupmu dari orang-orang yang menyayangimu tanpa syarat. Baginya hadirmu sangat berarti, kamu amat berharga dan tak terganti.