Hati
Gak semua hal bisa kita genggam tapi ada satu titik yang bisa kita ambil benang merahnya untuk kita tarik agar apa-apa yang gak bisa kita genggam, bisa ditarik semuanya.
Gimana caranya ?
Sentuh hatinya.
Apa-apa yang berasal dari hati akan melahirkan
reaksi-reaksi tertentu. Pun dari jauh-jauh hari sering kita mendengar, "segala perbuatan tergantung pada niat". Niat itu bersumber dari dalam diri tepatnya di hati. Kita gak bisa merubah sesuatu kecuali dari intinya yaitu hati.
Apapun yang setengah hati rasanya bila dijalankan memang hanya menjadi beban, jauh dari kata menyenangkan.
Gimana cara menyentuh hatinya ?
Kita punya Allah yang memiliki segalanya, termasuk hati.
Allah lah yang membolak-balikkan hati manusia, semudah membolak-balikkan telapak tangan.
Doakan ia yang kita cintai meskipun belum dimiliki seutuhnya atau ia yang kita cintai sering menjadi beban ketimbang menjadi hiburan.
Doakan diri sendiri, “Ya muqallibal qulub, tsabbit qobli ‘alaa diinik, wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”
Kenapa mendoakan diri sendiri ?
Hal terpenting sebelum berniat merubah orang lain, alangkah baiknya merubah tabiat diri sendiri menjadi pribadi yang lebih baik.
Sebelum membahagiakan orang lain, bahagiakan diri sendiri, tebarkan bahagia sebanyak bahagia yang kamu inginkan.
Perbaiki diri sendiri, tebarkan kebaikan sebanyak kebaikan yang ingin kamu dapatkan.