Yang kuat ya..
Aku memang belum menjadi seorang ibu. Baru sedikit yang kurasakan tentang pengorbanan seorang ibu untuk anak yang telah dikandungnya. Ternyata bukan perkara mudah melahirkan buah hati. Tak sedikit yang turut berjuang membantu agar sang anak lahir dengan selamat. Diberikannya amanah memang butuh pengorbanan. Tentunya ada suka dan duka. Aku memang belum mengalaminya tapi entah mengapa rasanya waktu berjalan begitu cepat seolah-olah aku sedang dipertontonkan sesuatu hal yang bisa aku ambil hikmah atasnya.
Kurangnya istirahat, asupan makan yang tak teratur, gejolak emosi, lantunan doa yang terus dirapalkan, dan banyak hal lain yang dirasakan. Melahirkan memang sakitnya bukan main, tapi setelah melihat buah hati yang tumbuh dan berkembang dengan baik membuat rasa lelah seakan sirna.
Aku sadar pentingnya peran sekitar pada ibu hamil. Selain sang ibu harus menjaga asupan pola makannya, ia juga membutuhkan dukungan dari orang terkasih untuk menguatkan batinnya. Ini kuasa Sang Pencipta, menciptakan seorang manusia dengan kehendaknya. Allah beri kekuatan yang dikira lemah, Allah beri kebaikan yang disangka buruk.
Kalau dirasa-rasa, rasanya tuh capek. Biasa istirahat di siang hari, sekarang harus terjaga sepanjang hari. Ingin menangis saking capeknya. Hey.. terima kasih sudah berjuang. Bersyukurlah masih diberi kekuatan. Istirahat yang cukup, sehat-sehat ya..